5 Penjahat Perang Keji dan Kejam Dengan Balasan Setimpal

5 Penjahat Perang Keji dan Kejam Dengan Balasan Setimpal – Kejahatan merupakan salah satu tindakan yang dilakukan seseorang atau kelompok  yang melanggar aturan secara hukum, yang biasanya dilakukan militer maupun warna sipil. Bukan hanya itu, kejahatan juga banyak sekali mulai dari dalam keadaan perang yang keji dan kejam maupun kejahatan perampasan harta atau lainnya yang sangat sadis.

Untitled

Misalnya salah kejahatan perang yaitu dengan melakukan pembantaian massal sebuah kelompok tertentu atau di kenal dengan sebutan genosida, yang menewaskan beberapa orang. Namun, secara hukumnya mereka mendapatkan sebuah hukum yang setimpal atau sama seperti perbuataannya. Hal ini di buktikan berdasarkan sebuah kasus yang beredar, yaitu adalah sebagai berikut.

  1. Hideki Tojo, membunuh 4 juta orang china

Hideki Tojo adalah salah satu jendral jepang dan juga perdana menteri ke 40. Jendral ini adalah salah satu pengeuasa militer di seluruh jepang di tahun kekuasannya selama perang dunia. Selama masa kekuasannya, jendral tojo ini melakukan kejahatan dalam usai perang maupun perang. Namun, dia dinyatakan bersalah atas beberapa tuduhan seperti perang agresi, dan perang yang melanggar aturan terhadap hukum Internasional, yang mengadakan perang tak beralasan terhadap negara China. Jendral tersebut telah membunuh hampir 4 juta orang bahkan di perkiraan lebih, tetapi ia mendapatkan hukuman gantung tahun 12 November 1948.

  1. Charles Taylor, pembantaian 250 ribu jiwa dalam perang saudara

Charles Taylor adalah salah satu mantan priseiden Liberia beberapa tahun lalu, namun ia di tuntut di sebuah pengadilan Kriminal PBB di Den Haag, Belanda dengan hukuman 80 tahun penjara. Hal ini dikarenakan dia bersekutu dalam kejahatan perang di Sierra Leone yang mendukung kelompok pemberontakan dalam perang tersebut sekitar tahun 1991 – 2002, korban hampir mencapai 250 ribu jiwa orang. Charles Taylor ini memberikan dukungan persenjataan sebagai modal pembantaian yang di lakukan untuk membunuh, perkosaan, perbudakan seksual, dan juga serangkai teror.

  1. Pembantai muslim Bosnia mati di sel penjara

Slobodan Milosevic adalah salah satu mantan presiden Serbia, saat memiliki kekuasaan dia adalah seorang aktor di balik agresis militer serbia dalam pemusnahan etnis bosnia yang dilakukan setelah runtuhnya yugoslavia tahun 1990. Selain itu, mantan presiden serbia ini juga terlibat dalam sebuah kejahatan di Kosovo dan Kroasia yang menewaskan beberapa orang muslim dalam penjara dengan melakukan penyiksaan yang kejam dan keji. Ia di dakwa dengan 60 dakwaan di sebuah pengadilan kriminal PBB di Den Haag, Belanda tahun 2002. Kemudian dia tidak bisa di tahan, dan meninggal di selnya 11 maret 2006 silang.

  1. Radovan Karadzic, Pembantaian 8 ribu umat muslim Bosnia di vonis 40 tahun bui

Radovan Karadzic adalah seorang pemimpin republik Bosnia – Serbia dalam pembershan etnis muslim speanjang tahun 1992 – 1995. Dalam aksinya tersebut, dia di vonis dan di adili dengan sebuah pengadilan krimal PBB Den Haag, Belanda. Dia dinyatakan berasalah atas pembantaian muslim Bosnia di kota Srebenica dan di Jatuhkan atas hkuman penjara 40 Tahun.  Hal ini di buktikan karena dia telah  memerintahkan sebah tentara serbia untuk menghabiskan paling sedikit 8 ribu umat muslim Bosnia yang tinggal di kota Srebrenica tahun 1995 lalu.

  1. Bantai warga yahudi, Nazi di hukum gantung

Pada tahun 1946, lebih tepatnya 1 Oktober lalu pejabat tertinggi atau Nazi di jatuhi hukuman mati oleh Mahkamah Internasional atas kejahatan perang di Nuremberg. Di terdakwa mendapatkan hukuman mati dengan cara di gantung mulai dari di bui selama 10 tahun hingga seumur hidup. Hukuman ini dinyatakan sangat setimpal atas perbuatannya, dikarenakan dia melakukan pembantaian warga yahudi tanpa alasan yang tepat.

Baca Juga : 5 Makanan Ini, Dapat Meredakan Lelah Berlebihan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Serasi © 2017 Frontier Theme
MARINA365.NET AGEN CASINO ONLINE, JUDI CASINO, CASINO ONLINE TERBAIK